Dansa dan selalu ingin berdansa tanpa henti di setiap momen yang kuhabiskan
Jarum jamku selalu menunjuk ke arah kesenangan, gairah, tawa, cinta, dan cinta.
Gaun yang dijahit dengan benang sutra menghiasi lelukan tubuh yang tak kusangka mengundang banyak mata di lantai dansa.
Perasaan cinta selalu mengalir dalam pembuluh vena sehingga gerakan badan ini selalu berdansa mengikuti fluktuasi getaran nada.
Ku merasa gairah yang dihasilkan dari semua itu merupakan Surga.
Sadar ayolah sadar sayangku,
Kau berada di masa sekarang, yaa… masa sekarang
Tidak ada masa lalu, tidak ada masa depan
Dirimu sendirilah, Guru terbaikmu
Hanya kau yang bisa memahami dirimu
Siapakah yang salah aku atau dia?
Mengapa para pria ini terpukau bahkan menggilai akan harta, tahta dan wanita?
Apakah ku bisa memiliki semua itu dalam diriku ?
Ku akan menjadi tahta tertingginya dengan memberikan hak tersuciku hanya untuk dia yang mendapat ijin sah dari Yang Maha Melihat.
Ku akan menjadi harta berharganya dengan tak memperlihatkan semua kecantikanku dengan mengenakan jilbab dilengkapi khimar agar hanya dia yang bisa menikmatiku seluruhnya.
Ku akan menjadi wanita idamannya dengan mendengarkan setiap nasehat yang terucap dari bibirnya dan menghargai kebaikannya.
Ya Allah hati ini sudah lelah terombang-ambing dengan permainan Sang Adam dan segera butuh kepastian
Sadar ayolah sadar sayangku,
Kau berada di masa sekarang, yaa… masa sekarang
Tidak ada masa lalu, tidak ada masa depan
Dirimu sendirilah, Guru terbaikmu
Hanya kau yang bisa memahami dirimu
Semoga para malaikat senantiasa memanjatkan doa-doa kepada anakku ketika ada di rahimku.
Saat cahaya dunia pertama kali kau lihat, saat itu juga kasih sayangku tak pernah henti kepadamu.
Mencontohkan mana yang baik dan benar, mendengarkan masalah kanak-kanakmu,
sabar menghadapi kenakalanmu, menyajikan makanan saat perutmu lapar,
ku korbankan semuanya untukmu. Semoga ku akan bisa menjadi seorang ibu seperti itu, Ku akan selalu menjadi ibumu dimana pun kau berada.
Sadar ayolah sadar sayangku,
Kau berada di masa sekarang, yaa… masa sekarang
Tidak ada masa lalu, tidak ada masa depan
Dirimu sendirilah, Guru terbaikmu
Hanya kau yang bisa memahami dirimu
“Passé, Avenir, Actuellement”
No comments:
Post a Comment